Tim 8: Ada Apa dengan DPR Kok Tiarap
Tim 8 mempertanyakan sikap parpol di DPR yang cenderung tidak mengikuti aspirasi masyarakat dalam kasus dugaan kriminalisasi pimpinan KPK. Media dan LSM justru lebih peka terhadap aspirasi yang bergejolak masyarakat.
“Sementara DPR yang namanya perwakilan rakyat justru tiarap dalam pemberantasan korupsi. Jadi ketika masalahnya menyangkut korupsi kecenderungannya diam. Partai-partai yang mengusung isu korupsi juga tiarap, ada apa ini?” ujar anggota Tim 8 Anies Baswedan di kantor Tim 8, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2009).
Rektor Universitas Paramadia ini juga menyatakan keheranannya karena saat rapat dengar pendapat (RDP) antara polisi dengan DPR berlangsung terbuka, namun ketika RDP dengan KPK berlangsung tertutup.
“Kalau itu fungsinya untuk public relation itu dapat memperkeruh suasana,” kritiknya.
Anies juga menanggapi dengan dingin komentar beberapa anggota dewan yang menyatakan Tim 8 over acting, tidak punya kewenagan dan menjelma menjadi superbody.
“Kita hanya memeberikan rekomenasi ke Presiden, jadi superbody apanya?” katanya.
Artikel Terkait:
- KPK Kaji Usulan Dana Aspirasi DPR
- Dana Aspirasi Tak Ubahnya Upaya Perampokan Legal
- Ruhut Berang dengan Sebutan ‘Mega Korupsi’
- Tim 8: Keterangan Susno Inkonsisten
- Buyung: Mana Itu Partai, Keadaan Begini Kok Diam Semua?
Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama
