Siapa Sebenarnya Yulianto?
Nama Yulianto menyeruak di tengah ramainya dugaan suap yang menjerat dua anggota komisioner KPK (nonaktif) Chandra-Bibit. Siapa sebenarnya Yulianto?
Nama Yulianto muncul seiring pencabutan Berita Acara Pemeriksaan (BAPK) tertanggal 15 Juli oleh Ari Muladi, saksi kasus Chandra-Bibit. Yulianto pula yang disebut-sebut sebagai pihak yang menyerahkan uang suap Rp5,1 miliar dari Anggoro Widjojo ke sejumlah pimpinan KPK.
Yulianto yang diinformasikan Ari Muladi merupakan seorang yang tinggal di Sidoarjo, memiliki ciri-ciri fisik khusus di antaranya bermata sipit, kulit gelap bersih, serta alis lurus. Tinggi badan Yulianto, lima centi lebih tinggi dari Ari Muladi. Sosok Yulianto cukup memikat bagi Ari Muladi.
“Kerja Yulianto memuaskan,” ungkap Ari Muladi sesaat setelah pemeriksaan dengan Tim 8.
Ari Muladi puas karena Yulianto selalu membuat laporan setelah melakukan pekerjaannya. Kerja yang dimaksud yaitu menyerahkan uang suap ke sejumlah pimpinan KPK.
Sejak muncul nama Yulianto, ragam spekulasi mencuat ke publik. Salah satunya muncul informasi Yulianto pernah terlibat kasus tanah di Surabaya, Jawa Timur, 1997.
“Ia dikenai hukuman selama satu tahun, namun mulai dari Polwitabes hingga ke Pengadilan Negeri Surabaya tidak sempat dimasukkan ke penjara,” kata Ketua Ikatan Penasiehat Indonesia (IPHI) R Henry Rusijanto.
Pada 2005, menurut Henry, Yulianto juga sempat menghubunginya untuk membuat kantor biro jasa, meski sejak itu ia kehilangan jejak Yulianto.
Ia meyakini sosok Yulianto yang pernah dikenalnya itu melalui ciri-ciri yang disebutkan Ary Muladi di depan Tim 8, beberapa hari lalu.
“Yulianto memang berbadan atletis dan bermata sipit,” katanya.
Selain Yulianto yang disebut-sebut pernah bermasalah dalam kasus tanah, ada pula versi Yulianto yang lain. Yulianto pada dasarnya adalah sosok yang memiliki inisial SA. Ia pula dikenal dekat dengan pimpinan KPK inisial B. SA juga merupakan adik kandung pengusaha nasional SD.
Meski memiliki ciri-ciri yang identik dengan Yulianto sebagaimana gambaran Ari Muladi, namun menurut sumber INILAH.COM, SA tidaklah berkulit gelap, namun putih bersih. “Memang SA bermata sipit seperti Chinese, tetapi dia berkulit putih, bukan gelap bersih,” ujar sumber di Semarang melalui saluran telepon.
Ia juga menyebutkan, sosok SA tidak pernah tinggal di Surabaya, namun SA berasal dari Solo, Jawa Tengah. Selain itu pula, SA tidak tinggal di Apartemen di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan. “Setahu saya, SA tidak tinggal di apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan,” ujar sumber. Sebelumnya beredar kabar bahwa SA atau Yulianto itu tinggal di sebuah apartemen di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan.
Meski demikian, sumber INILAH.COM mengkonfirmasi perihal kedekatan SA dengan salah satu pimpinan KPK berinisial B. “Memang SA dalam beberapa kesempatan melakukan pertemuan dengan B. Setahu saya pertemuan itu ya di tahun ini. Soal kontak sebelumnya, saya tidak tahu,” tambahnya.
Sosok Yulianto memang cukup misteri di tengah gelapnya kasus Chandra-Bibit ini. Ada baiknya, pihak kepolisian segera menemukan sosok Yulianto untuk memperjelas kasus Cicak versus Buaya yang telah berlangsung lama ini. Dengan ditemukannya sosok Yulianto, duduk persoalan perihal dugaan suap ke Chandra-Bibit akan semakin jernih. [mor] inilah.com
Artikel Terkait:
- Bibit: Baru Kali Ini Saya Lihat Anggodo
- Diangkat Jadi Wakil Menkeu, Siapa Sebenarnya Anny Ratnawati?
- Sosok Misterius Yulianto Makelar Kasus?
- Siapa Kriminal Asli di KPK Semakin Jelas
- Siapa Sebenarnya Nana Maulana si Bomber Ritz Carlton
Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama
