Rapat DPR-Kapolri Bikin Runyam Masalah

Share |


Rapat kerja Komisi III dengan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri terus menuai kritik. Rapat itu dinilai tidak memperjelas masalah tapi justru memperunyam masalah.

“Bukanlah makin memperjelas solusi terhadap masalah yang ada tampi membuat menjadi tambah runyam,” kata Ketua Setara Institute, Hendardi di Jakarta, Jumat (6/11/2009).

Komisi III DPR dan Polri, Kamis-Jumat dini hari tadi telah menggelar rapat. Tapi rapat selama hampir dari 7 Jam itu dinilai hanya jadi pembelaan bagi koruptor, utamanya DPR.

“DPR sebaiknya duduk manis saja mendengar dan mengawasi. Jangan kemudian terkesan di publik malah menjadi pembela koruptor dan sibuk dengan puja-puji,” kritik Hendardi.

Yang dibutuhkan sekarang, lanjut Hendardi, bukan pertemuan Tim 8 dengan Polri dan Kejagung, tetapi tindakan politik dan segera presiden melalui percepatan proses hukum, akan ke mana kasus ini, dihentikan atau dilanjutkan.

“Presiden tidak perlu lagi menjadi tameng, keterlambatan presiden akan membuat persoalan menjadi amburadul dan berlarut-larut,” tutupnya.

Related posts:

  1. Usai Rapat, Kapolri & Jaksa Agung Hanya Diam
  2. Kapolri dan Jagung Diminta Pelajari Surat Tim 8
  3. Komisi III DPR Dicurigai Skenariokan Kapolri Cari Pembenaran
  4. Wartawan Bisa Liput Semua Rapat TPF
  5. JK Legowo Sering Tak Diundang SBY Rapat
Posted by admin on Nov 6th, 2009 and filed under Hukum, Korupsi, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Sepi ya ... ayo komentar dooong! biar tambah seru...

Arsip

code-3
News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory Add to Technorati Favorites TopOfBlogs Show all blogs Personal Top Blogs Blog Iseng blog search directory blogarama - the blog directory blog, berita, indonesia, joglopos, joglo pos My Ping in TotalPing.com