Panglima TNI Susul Kapolri Temui Presiden SBY
Setelah Kapolri, menyusul kedatangan Panglima TNI, Jenderal Djoko Santoso.
Kepala Polri (Kapolri), Jenderal Bambang Hendarso Danuri, sudah datang lebih awal menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah Kapolri, menyusul kedatangan Panglima TNI, Jenderal Djoko Santoso.
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri tiba di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa, 11 Agustus 2009. Tak lama kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB, giliran Panglima TNI, Jenderal Djoko Santoso.
Panglima TNI juga datang sendiri dan tidak tampak didampingi petinggi Markas Besar TNI lainnya. Pagi tadi, Panglima TNI menjelaskan bagaimana desk anti-teror di tubuh TNI bekerja.
Aksi teror bom yang kembali dilakukan kelompok Noordin M Top membuat TNI Angkatan Darat menghidupkan lagi desk antiterornya. Desk ini akan membantu tugas polisi.
Menurut Djoko, tugas antiteror tercantum dalam UU Nomor 34 tahun 2004 tentang tugas operasi militer rencana strategis. TNI memiliki pola dalam penanganan antiteror ini. Pertama, dengan pedeteksian. Kedua melalui pencegahan, dan ketiga, penindakan.
“Kerjasama intelijen antara polisi dan TNI kita memasok dan memberi informasi intelijen pada Polri kalau memang itu diperlukan,” kata Djoko pagi tadi.
Sebelumnya, pada Sabtu, 8 Agustus 2009 petang, Kapolri memberikan laporan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait penyergapan kantong-kantong teroris. Termasuk pengepungan yang menewaskan seorang pria yang diduga Noordin M Top, di Temanggung, Jawa Tengah.
Saat itu, Kapolri juga melaporkan pengepungan di Perumahan Nusaphala, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. Hasil pengepungan di Bekasi, barang bukti mencapai 100 kg, bahkan disebut-sebut mencapai setengah ton atau 500 kg. Target ‘markas’ teroris di Bekasi ini adalah Presiden SBY, Cikeas, dan Istana Negara.
Sumber : nasional.vivanews.com
Artikel Terkait:
- Menko Polhukam, Kapolri & Panglima TNI Datangi RS Polri
- Kapolri & Panglima TNI Lapor SBY di Istana Negara
- Kapolri Temui Presiden SBY
- Panglima TNI: Peningkatan Pengamanan Presiden Harus Dirahasiakan
- Panglima: TNI Ikut Bantu Operasi Teroris di Temanggung
Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama
