Kelompok teroris Noordin M Top terus eksis beraksi di Indonesia. Pemboman di Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton buktinya. Diduga dana asing dari jaringan teroris internasional terus mengalir sehingga Noordin terus bertahan.
“Ya, selalu ada yang menyuplai,” kata Kepala Desk Antiteror Polhukam, Ansyaad Mbai saat dihubungi melalui telepon, Kamis (13/8/2009).
Salah satu buktinya soal mengalirnya dana asing ini, yakni saat Gun gun (pelaku teroris) ditahan, beberapa tahun lalu. Adik Hambali yang divonis 4 tahun penjara ini membawa dana dari luar untuk kelompok teroris.
“Dia membawa dana dari Pakistan, kemudian ke Thailand, Malaysia, kemudian Indonesia,” jelasnya.
Menurut purnawirawan jenderal polisi bintang dua ini, polisi pastinya terus melakukan pengejaran. Tidak diam saja. “Mana mungkin polisi membiarkan,” tutupnya.
Dalam putusan 4 tahun penjara, hakim menyatakan Gun Gun terbukti telah memberi dan mengumpulkan dana puluhan ribu dolar AS bagi peledakan bom Hotel JW Marriott, September 2003. Uang itu dikirimkan atas perintah Hambali, kakak kandung Gun Gun yang juga kepala perwakilan Al-Qaidah di Asia Tenggara. Hambali kini ditahan di Guantanamo.
Related posts: