|

Kuasa Hukum KPK Bertemu Pimpinan Media Massa


Tim Kuasa Hukum pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah menggelar rapat tertutup dengan para pimpinan media massa di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat malam.

Pertemuan tersebut merupakan respons terhadap reaksi Kapolri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR sehari sebelumnya yang terkesan blak-blakan.

Salah satu kuasa hukum KPK Alexander Lay mengatakan kepada wartawan usai pertemuan pihaknya sengaja melakukan pertemuan dengan tertutup itu agar tidak ada expose berlebihan yang bisa merugikan pihak-pihak tertentu terkait kasus yang melibatkan dua institusi penegak hukum KPK dan Polri.

“Berbeda dengan Kapolri, kami selaku kuasa hukum mempunyai keterbatasan. Kami merasa perlu memberikan background hal-hal yang sangat sensitif secara terbatas kepada rekan-rekan media. Kami tidak ingin mengungkapkan fakta-fakta yang bisa kemudian ditangkap sebagai memfitnah seseorang,” katanya usai rapat yang berlangsung di Business Center Room hotel mewah tersebut, Jumat (6/11/2009).

Menurutnya, apa yang diungkapkan Kapolri dalam RDP, merugikan Bibit dan Chandra. Ada dua poin yang disampaikan Kapolri yang menurut kuasa hukum Bibit-Chandra merugikan kliennya. Pertama, pendapat Kapolri bahwa Direktur Utama PT Masaro Radiokom, Putra Nevo tidak dicekal lantaran ada aliran dana senilai ratusan juta yang diterima pimpinan KPK nonaktif tersebut. Poin kedua yakni adanya sinyalemen yang mengarah bahwa Chandra memiliki hubungan istimewa dengan pihak-pihak tertentu sehingga mempengaruhi keputusan untuk tidak melakukan penyelidikan tindak pidana korupsi.

Alex menilai, hal-hal seperti itu sangat sensitif rentan terhadap fitnah, sehingga pihaknya membantah keras paparan Kapolri tersebut.

“Hal-hal seperti itu adalah sensitif. Kita tidak ingin dilakukan secara terbuka karena bisa mengganggu privasi orang,” pungkasnya.

Artikel Terkait:

  1. Dua Pimpinan KPK Setuju Usut Rekening Polri
  2. Bila Pimpinan Tinggal Dua, KPK Fokus Pada Penindakan
  3. Presiden Bertemu Pimpinan MPR
  4. Pimpinan KPK Dilarang Besuk Bibit Dan Chandra
  5. Pemilihan Pimpinan KPK, Tim 5 Akan Dengar Suara Praktisi Hukum

Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama


Silahkan Komentar biar tambah seru...