KPK Harus Bongkar Praktek Mafia Kehutanan

Share |


Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Koalisi Antimafia Kehutanan mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis lalu. Mereka menyerahkan 9 dugaan korupsi kehutanan dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp. 6,66 triliun.

“Salah satu desakan adalah penahanan tiga tersangka (Burhanuddin, Bupati Kampar; Asra Rahman, mantan Kadinas Kehutanan; Syuhada Tasman, mantan Kadinas Kehutanan),” kata peneliti ICW Febri Diansyah dalam rilis yang diterima VIVAnews, Kamis 4 Februari 2010. Ketiga pejabat itu, kata Febri, sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus alih fungsi hutan di Kabupaten Pelelawan, Riau.

Dalam pertemuan itu, kata Febri, KPK mengatakan bahwa korupsi hutan masuk dalam prioritas pengusutan di 2010. “Ini kami anggap sebagai janji dan itu sudah seharusnya karena kerugian keuangan negara yang jumlahnya sangat besar,” kata Febri.

Selain itu, sambungnya, menangkap aktor utama dibalik praktek Mafia Kehutanan juga merupakan peran kongkrit KPK untuk menyelamatkan hutan, ekosistem hutan, dan masyarakat setempat.

• VIVAnews

Related posts:

  1. KPK Tetapkan Bupati Boven Digoel Sebagai Tersangka
  2. ICW: Soeharto Tak Pantas Dapat Gelar Pahlawan
  3. Kapolri: Tiga Pendekar Harus Duduk Bareng
  4. Kabareskrim: KPK Harus Tetap Eksis
  5. Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar Uang Palsu Senilai Rp 1,2 Miliar
Posted by admin on Feb 5th, 2010 and filed under Korupsi, Kriminal, Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Sepi ya ... ayo komentar dooong! biar tambah seru...

Arsip

code-3
News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory Add to Technorati Favorites TopOfBlogs Show all blogs Personal Top Blogs Blog Iseng blog search directory blogarama - the blog directory blog, berita, indonesia, joglopos, joglo pos My Ping in TotalPing.com