KPAI Minta Foke Tak Kompromi Soal Pol PP Cabul
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Gubernur DKI Jakarta untuk tidak lagi kompromi terkait kasus tindakan dua anggota Satpol PP yang telah melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap muda-mudi di kawasan Monas, kemarin.
“Harusnya Gubernur tidak komproni lagi soal kasus ini. Karena ini melibatkan anak, apakah tidak belajar dari peristiwa Koja,” tandas Ketua KPAI Hadi Supeno ketika dihubungi Okezone, Sabtu (17/7/2010).
KPAI juga meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan konsolidasi terkait keberadaan Satpol PP. “Pemerintah DKI harusnya benar-benar melakukan kosolidasi secara radikal mengenai keberadaan Satpol PP. Kalau perlu ada psikotes, pendidikan dipercepat, didik ulang,” tegasnya.
Ditambahkanya, Kasatpol PP Jakarta Pusat Idris Priatna seharusnya marah besar atas tindakan memalukan dua anggotanya yang telah diketahui bernama Cipto Harianto dan Suharyanto.
“Saya kira Efendi Anas harusnya marah besar karena beliau punya concern yg tinggi melindungi anak. Kalau ada kejadian ini, artinya komitmen kepala daerah belum diimplementasikan,” imbuhnya. [okezone]
Artikel Terkait:
- Sambut Hari Anak, KPAI Minta Anak-anak Pelaku Kriminal Tak Dipenjara
- Ariel: KPAI Itu Apa Yah?
- Foke Tak Khawatir Satpol PP Berpistol
- KPAI Datangi Mabes Polri, Apresiasi Ariel Jadi Tersangka
- Soal Ujian Cabul, Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Minta Maaf
Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama

