Indonesian Police Watch (IPW) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar mengganti Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri bersamaan dengan ketiga pimpinan Tentara Nasional Indonesia (KSAD, KSAL, dan KSAU).
“Idealnya Kapolri diganti bersamaan dengan ketiga Kepala Staf TNI. Namun kenapa Presiden tidak mengganti Kapolri?” ujar Ketua IPW Neta S Pane kepada okezone, Minggu (8/11/09) malam.
Menurut Neta, sudah seharusnya BHD diganti, terlebih dengan adanya konflik yang melibatkan institusinya dengan KPK. “Dengan adanya masalah cicak dan buaya ini mengapa Kapolri belum diberhentikan?” tandasnya.
Menurut Neta, ini adalah momentum yang tepat untuk pergantian Kapolri. Sebab, kata dia, Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua baru dilantik dan banyaknya pejabat Polri yang memasuki masa pensiun, seperti Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanegara dan Kababinkam Polri Komjen Pol Iman Haryanta.
IPW menilai, pengganti BHD pantasnya adalah perwira tinggi berbintang dua. “Kita tidak sebut nama, kalau disebut nanti dikira sponsor. Namun, banyak bintang dua yang lebih pantas,” pungkasnya. (okezone)
Related posts: