|

Gus Dur: Keenakan Jika Susno Tak Dicopot


Citra Polri dikatakan telah dicoreng oleh ketidakprofesionalan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Desakan agar Susno mundur diamini oleh mantan presiden RI Abdurrahman Wahid.

“Iya saya setuju. Ceroboh polisi itu, enak saja,” kata Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (29/9).

Seperti diketahui, cukup banyak alasan bagi Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri untuk menonaktifkan Susno. Pertama, diduga kuat terlibat konflik kepentingan dalam pemeriksaan yang menetapkan dua pimpinan KPK, Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto, sebagai tersangka.

Di satu sisi, Susno diduga membela Bank Century yang diperkirakan awal dari konflik itu. Sedangkan di sisi lain perwira tinggi Polri itu justru mempermasalahkan praktik penyadapan atas dirinya.

Kemudian, muncul peralihan isu dalam proses penyidikan terhadap pimpinan KPK itu dengan dengan menyebutkan adanya praktik pemerasan yang diduga dilakukan Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto.

Lalu, isu pemeriksaan tersebut beralih lagi sebagai praktik penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan dua pimpinan KPK tersebut. Kondisi ini dianggap mulai terkesan ketidakprofesionalan, karena muncul inkonsistensi dalam proses penegakan hukum. [inilah]

Artikel Terkait:

  1. Anggota DPR: Jika Susno Korupsi Kenapa Malah Naik Jadi Kabareskrim?
  2. Pengacara: Susno Komit Bongkar Markus Lebih Besar di Polri
  3. Jika Diperlukan, Susno Siap Diperiksa Kembali
  4. Pengamat: Persoalan Markus Susno Akibat Ketidaktegasan Selesaikan Masalah
  5. Wacana Pimpinan KPK Mundur, Kalau Mundur Keenakan Koruptor

Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama


Silahkan Komentar biar tambah seru...