Geger, Bayi Dibuang di Belakang Rumah
Warga Perumahan (Perum) Indra Indah di Dusun Jetak, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah gempar. Pasalnya, di teras belakang rumah Titik Suharti, warga setempat, ditemukan bayi laki-laki dalam kondisi diselimuti kain jarit.
Bayi yang berumur sekitar tiga hari ini ditengarai sengaja dibuang oleh orangtuanya. Muncul dugaan motif pembuangan dilakukan karena hasil hubungan gelap atau karena faktor ekonomi.
Penemuan bayi ini sempat mengundang perhatian Bupati Karanganyar Rina Iriani. Bayi yang kini dipelihara oleh Kepala Desa (Kades) Bolon, Muhadi, diberi nama Perwira Jaya Sakti oleh Bupati Rina Iriani.
“Bayi itu kali pertama ditemukan oleh Putri Esa Mahatama, anak ibu Titik,” ujar Kades Bolon, Muhadi, Kamis (4/2/2010).
Kala itu, dia yang bermasuk menelpon mengalami blank sinyal di dalam rumah. Saat keluar rumah guna mendapatkan sinyal di telepon selulernya, Putri melihat seorang bayi diletakkan di teras belakang rumah.
Spontan suasana warga langsung geger yang kemudian melaporkannya ke Polisi. Selanjutnya, bayi mungil itu dibawa ke Puskesmas Colomadu guna mendapatkan pemeriksaan medis.
“Dari hasil pemeriksaan, bayinya dalam kondisi sehat. Bayi itu beratnya 3,35 kilogram dan diperkirakan berumur antara 2-3 hari,” terangnya.
Ketika dirawat di Puskemas, kamar untuk bayi pada waktu itu ternyata mengalami overload. “setelah dinyatakan dalam kondisi sehat, saya kemudian menawarkan diri agar bayi itu dirawat di tempat saya saja,” kata Muhadi.
Ternyata Muhadi dan istrinya jatuh hati pada bayi tersebut dan memutuskan untuk mengambilnya sebagai anak. “Kebetulan saya belum memiliki anak laki-laki dan baru punya dua anak perempuan,” katanya.
Kabar mengenai pembuangan bayi tersebut ternyata mengundang Bupati Karanganyar Rina Iriani untuk datang menjenguk. “Ibu Bupati juga berkenan memberikan nama Perwira Jaya Sakti. Saya sedikit memberi tambahan nama Mutia,” ungkapnya. Sehingga, bayi tersebut kini bernama lengkap Perwira Mutia Jaya Sakti.
Terpisah, Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki siapa pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Kami juga belum mengetahui motifnya apakah merupakan hasil hubungan gelap, faktor ekonomi atau ada sebab yang lain,” ujar Edi Suroso. (okezone)
Artikel Terkait:
- Janin Bayi Dibuang di Ruang Ganti PI Mal
- Hamil Diluar Nikah, Ngatini Buang Bayi Dilubang Tinja
- Duh, Bayi Hubungan Gelap Dibuang
- Bayi Kembar 4 Lahir di Kamar Mandi, Kondisi Kritis
- Heboh Bayi Berkepala Dua di Indragiri Hilir
Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama
