|

Air dan Eko Kena Tembakan di Kepala


Di kepala Air ada dua luka tembak. Sedangkan Eko satu luka tembak.

Air Setiawan, teroris yang digerebek di Perumahan Nusaphala, Jati Asih, Bekasi, meregang nyawa setelah kepalanya tertembus dua peluru. Sedangkan Eko Joko Sarjono alias Eko Peyang tertembus satu peluru.

Menurut kuasa hukum keluarga Air Setiawan, M Kurniawan di RS Polri Soekanto, Kramatjati, Jakarta, Rabu 2 Agustus 2009, dari penjelasan dokter Slamet Purnomo, Air terkena luka tembak di dekat hidung dan di kepala bagian atas.

“Sedangkan Eko mengalami luka tembak di belakang kepala tembus ke depan,” kata Kurniawan kepada wartawan. Keluarga, kata dia, mengakui kedua jenazah sebagai Air dan Eko setelah melihat ciri fisik, terutama dari muka yang terlihat jelas.

Peti berisi jasad keduanya dikeluarkan dari Rumah Sakit Polri, Kramatjati Jakarta Timur, Rabu 12 Agustus 2009 pukul 14.00 WIB. Peti kemudian dimasukkan dalam ambulans yang terpisah.

Saat berangkat dari rumah sakit, kedua ambulans dikawal dua mobil di depan dan belakang iringan. Sebelumnya, jasad Dani Dwi Permana dan Ibrohim telah dibawa pihak keluarga lebih dulu.

Dani dimakamkan di Bogor sedangkan Ibrohim yang tewas di Temanggung Jawa Tengah rencananya akan dimakamkan di Kuningan, Jawa Barat.

• VIVAnews

Artikel Terkait:

  1. Presiden Costa Rica, Kepala Negara Pertama yang Kena Flu Babi
  2. Air Setiawan Akan Dimakamkan di Solo
  3. Eko Peyang dan Aher Setiawan Dibawa Keluarga
  4. Keluarga Air & Eko Peyang Tiba di RS Polri
  5. Baru Dua Keluarga yang Ambil Jenazah

Blog Berita Indonesia - Kumpulan Berita Pilihan dari Portal Berita Ternama


Silahkan Komentar biar tambah seru...